7 Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia

 

Dari dulu hingga sekarang, korupsi masih menjadi penyakit bagi negara Indonesia. Pemerintah sudah melakukan banyak upaya untuk mencegah tindakan korupsi seperti pengetatan aturan, namun tetap saja ada oknum yang masih berani melakukan tindak pidana korupsi.

Bahkan ada juga kasus korupsi yang melibatkan uang miliaran rupiah. Berikut ini merupakan 7 kasus korupsi terbesar di Indonesia, simak pembahasannya ya.

1. Kasus Jiwasraya

Korupsi ini telah diselidiki oleh Kejaksaan Agus sejak Desember 2019 dan lima tersangka telah ditetapkan. Karena kasus ini, negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 13,7 triliun.

Lima tersangka yang telah ditetapkan oleh Kejaksaan Agung yaitu Benny Tjokrosaputro (Direktur utama Hanson International), Harry Prasetyo (Mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya), Heru Hidayat (Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera), Hendrisman Rahim (Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya), dan Syahmirwan (Pensiunan PT Asuransi Jiwasraya).

2. Bank Century

Kasus ini diduga merugikan negara sebesar Rp 7 triliun. Kasus ini menjadi kasus korupsi terbesar ke-2 di Indonesia.

Selain menjadi kasus terbesar ke-2, kasus ini juga melibatkan beberapa nama besar. Budi Mulya merupakan salah satu yang terlibat dan divonis 15 tahun penjara.

3. Pelindo II

BKP sempat mengeluarkan laporan kerugian negara yang disebabkan oleh korupsi Pelindo. Laporan tersebut menyatakan bahwa negara mengalami kerugian sebesar Rp 6 triliun.

Direktur PT Pelindo yaitu R.J. Lino menjadi orang dibalik kasus ini. Kasus ini menjadi kasus korupsi terbesar ke-3 di Indonesia.

4. Kotawaringin Timur

Kasus korupsi terbesar selanjutnya berasal dari wilayah Kotawaringin Timur. Supian Hadi yang merupakan Bupati dari Kotawaringin Timur menjadi dalang dibalik kasus ini.

Ia diduga menyalahgunakan wewenang dalam penerbitan izin pertambangan 3 perusahaan yaitu PT Aries Iron Mining, PT Billy Indonesia, dan PT fajar Mentaya Abadi. Kasus ini mengakibatkan kerugian yang dialami oleh negara sebesar Rp 5,8 triliun.

5. BLBI

Syarifudin Arsyad Tumenggung dan Sjamsul Nursalim adalah dalang dibalik kasus korupsi terbesar ke-5 di Indonesia ini. Sangat disayangkan karena keduanya merupakan tokoh besar.

BPK membuat perhitungan yang dicantumkan dalam SKL BLBI (surat keterangan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia). Surat tersebut menyatakan bahwa negara mengalami kerugian sebesar Rp 4,8 triliun.

6. E-KTP

Kasus korupsi ini sangat viral pada masanya. Itu karena E-KTP belum sepenuhnya dirilis namun sudah ada tindak pidana korupsi di dalamnya.

BPK memperhitungkan bahwa negara mengalami kerugian sebesar Rp 2,3 triliun pada kasus ini. Irman Gusman, Ndri Narogog, dan Setya Novanto menjadi tersangka pada kasus ini.

7. Proyek Hambalang

Kasus korupsi terbesar ke-7 di Indonesia datang dari proyek Hambalang. Kasus ini telah dihitung oleh BPK dan mengakibatkan kerugian bagi negara sebesar Rp 806 miliar.

Beberapa nama dari partai besar pun hadir dalam kasus ini. Beberapa diantaranya adalah Anas Urbaningrum yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazarudin yang merupakan mantan bendahara Partai Demokrat,serta Andi Mallarangeng dan Angelina Sondakh yang merupakan mantan Kemepora.

Itulah 7 kasus korupsi terbesar di Indonesia. Tindakan ini harus dicegah oleh seluruh komponen negara baik itu masyarakat, pemerintah, maupun komponen lainnya. Bagi kamu yang ingin selalu mendapatkan informasi atau berita terbaru, kamu dapat mendapatkannya di streaming INews TV. Jika kamu ingin melihat di android, kamu dapat menginstal aplikasi RCTIplus.